Penulis: pti

  • PTI UNILA MELAKSANAKAN WORKSHOP E-LEARNING UNTUK GURU-GURU SMK

    Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Lampung menyelenggarakan kegiatan workshop e-learning bagi guru-guru SMK pada Kamis, 24 September 2020 bertempat di SMK Gajah Mada Bandar Lampung. Menurut Ketua Pelaksana yang juga Ketua Prodi PTI, Wayan Suana, S.Pd, M.Si, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di masa pandemi ini. Workshop e-learning ini difokuskan pada pemanfaatan Google Classroom, penggunaan Google Meet, dan pemanfaatan aplikasi Zoom Meeting untuk membuat video rekaman layar (screencast).

    Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala SMK Gajah Mada, Enden Sopi Sofiyana, S.Sos, M.Pd. menyampaikan bahwa para guru masih memerlukan banyak pelatihan agar mereka semakin terampil dalam menggunakan berbagai tools pembelajaran daring untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran daring secara kreatif, interaktif, dan efektif. Enden menyampaikan bahwa selama ini kegiatan pelatihan-pelatihan telah beberapa kali diadakan untuk guru, namun masih banyak juga guru-guru yang memerlukan bimbingan teknis dalam melaksanakan pembelajaran daring. Untuk itu, kerjasama antar Unila khususnya Prodi PTI dengan SMK Gajah Mada dan SMK-SMK lain di Bandar Lampung diharapkan dapat terus terjalin.

    Selama kegiatan berlangsung, selain penggunaan Google Classroom dan penyelenggaraan video conference dengan Google Meet, peserta juga dilatihkan membuat video rekaman layar (screencast) menggunakan Aplikasi Zoom yang saat ini semakin familiar digunakan oleh banyak orang dalam meeting atau seminar daring. Menurut salah seorang peserta, selama ini umumnya pembelajaran berlangsung kurang interaktif. Siswa cenderung hanya diberikan tugas-tugas untuk dikerjakan. Interaksi antar guru dan siswa pun umumnya hanya berlangsung melalui chat di grup WhatsApp. Dengan adanya bantuan kuota internet untuk guru dan siswa dari pemerintah, melalui workshop ini diharapkan para guru dapat menyelenggarakan pembelajaran daring yang lebih bervariatif dan interaktif. Kegiatan workshop yang didanai oleh DIPA BLU Unila Tahun 2020 ini dilaksanakan oleh tim dosen Prodi PTI dan juga Prodi Pendidikan Fisika, dengan anggota tiga orang, yaitu Drs. Feriansyah Sesunan, M.Pd, Drs. Nengah Maharta, M.Si, dan Afif Rahman Riyanda, S.Pd, M.Pd.T. Di samping itu, kegiatan ini juga dibantu oleh mahasiswa PTI, diantaranya Luthfinadya Damayanti angkatan 2017, Iqbal Muhammad Iksan angkatan 2017, dan Eko Indra Pangestu angkatan 2018.

  • MEMBUAT PPT MENJADI APLIKASI MATA PELAJARAN BERBASIS ANDROID TANPA CODING DALAM MEMBANTU PENYAMPAIAN MATERI SEKOLAH SECARA DARING

    Ini adalah Karya Fajar Juliantono Mahasiswa PTI 2018 sebagai Pemenang Juara 1 dalam lomba menulis Essay FORMATIF.

    Pendahuluan

    Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan surat edaran tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar

    Mengajar dan Penilaian Akhir Semester pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung nomor

    420/161Y N. Pada tanggal 20 Mei 2020 ditujukan kepada bupati/walikota dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, atasnama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Surat tentang penilaian akhir siswa merujuk pada (1) Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada Satuan Pendidikan; (2) Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19; (3) Surat Gubernur Lampung Nomor : 420/1010/V.01/2020 tanggal 15 April 2020 perihal Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar bagi peserta didik pada Satuan Pendidikan di Provinsi Lampung; (4) Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Nomor: 800/1033,a/V.01/DP.1C/2019 tanggal 21 April 2019 tentang Kalender Pendidikan dan Jumlah Jam Belajar Efektif pada TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB dan SMK Tahun Pelajaran 2019/2020.

    Melalui pembelajaran daring siswa dapat belajar seperti biasanya dan tidak akan ketinggalan materi pembelajaran, serta waktu yang lebih fleksibel.  Namun pembelajaran daring ini tidak sepenuhnya disambut baik oleh para siswa, karena ada sebagian siswa yang menganggap pembelajaran daring ini lebih menyulitkan dibandingkan dengan pembelajaran biasa, belum lagi kuota internet harus tersedia dan ini adalah kesulitan terbesar yang dialami siswa, kendala pada jaringan, ketersediaan perangkat pembelajaran seperti  laptop, tingkat pemahaman materi yang dirasa lebih baik jika melakukan kuliah tatap muka, dan juga tidak semua guru dan siswa siap mengoperasikan sistem pembelajaran daring dengan cepat, termasuk juga mempersiapkan bahan materi secara digital. 

    Dengan ini para guru diminta lebih kreatif dan mencari sebuah metode pembelajaran yang efektif sekaligus mengundang para siswa untuk aktif dalam belajar jarak jauh atau daring ini. Nah salah satu ide Saya pada essay ini dalah menciptakan sebuah trobosan yang lebih ramah kouta, fleksibel dan jika di terapkan akan membantu para siswa belajar sesuai kebutuhannya. Dan ide ini adalah “MEMBUAT PPT MEJADI APLIKASI MATA PELAJARAN BERBASIS ANDROID TANPA CODING DALAM MEMBANTU PENYAMPAIAN MATERI

    SEKOLAH SECARA DARING“. Aplikasi sederhana ini akan kita ubah sebagai alat bantu mengajar para guru yag bisa di share lewat WA,Bluetooth ataupun share it.

    Pembahasan

    Merasakan proses daring dari sudut seorang Mahasiswa, tentu Saya pribadi sangat merasakan dampak dari proses daring yang cukup memakan banyak waktu da juga banyak ke kurang efektifan. Telebih pada pembelajaran daring di SD, SMP ataupun SMA. Yang mana bayak dari siswa SD yang tentunya sangat membutuhkan modal cukup besar bagi orang tuanya semasa daring. Dengan pembuatan aplikasi ini Saya berharap dapat membantu mengatasi sedikit baiknya proses pembelajaran dan berikut adalah penjelasaannya mulai dari pengertian aplikasi, cara membuat serta keunggulan-keunggulan dan kekurangan.

    Microsoft power point adalah program andalan Microsoft yang ditujukan untuk membantu pengguna mempresentasikan sebuah karya, hasil atau pun dokumen terkait. Dilansir dari laman Techopedia, MS PowerPoint adlaah salah satu program milik Microsoft yang menggabungkan fungsi dari Word, Excel dan program milik Microsoft Office lainnya. Tidak heran jika pengguna dapat memasukkan beragam tipe dokumen di dalamnya. Berbeda dari Word yang menggunakan halaman atau Excel yang terkenal akan spreadsheet-nya, MS PowerPoint menggunakan slide untuk menampilkan data yang Anda masukkan. Uniknya lagi, terdapat beberapa template slide yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.

    File power point yang biasa kita gunakan untuk presentasi dapat pula kita kembangkan menjadi sebuah aplikasi android yang di ciptakan tanpa coding, yang mana disini dapat digunakan dalam membantu para pendidik mengatasi masalah pembelajaran daring di sekolah. Mengubah PPT menjadi aplikasi berbasis android tanpa coding melibatkan beberapa aplikasi pendukung seperti : Java Runtime Environment (JRE), makeapk.zip, GenApkShell2.exe, WTPPTConverter.

    Berikut Saya akan menjelaskan cara pembuatannya : langkah pertama, siapkan bahan ajar dan ubahlah kedalam PPT dengan ketentuan ukuran file seperti layar handphone 16:9. Kemudian masukan materi ajar dan design bahan ajar sekreatif mungkin dan boleh ditambahkan tomboltombol utama dan tombol bantu lainnya, setelah itu pastikan slide maksimal 30 dan silahkan review tombol-tombol PPT sebelum di save. Langkah kedua, setelah file PPT di save kemudian buka aplikasi WTPPT dan disesaikan ketentuan penulisannya kemudian file tadi akan terConverter yang tersimpan sesuai dengan tempat file pertama. Langkah ketiga, yaitu dengan membuka aplikasi GenApkShell2.exe dengan ketentuan penulisan seperti :

    1. Package Name: Isikan dengan nama aplikasi android yang akan dibuat
    2. App Name: Isikan dengan nama aplikasi yang akan tampil pada hp android
    3. Wtppt Embedded : Klik Browse untuk memilih file wtppt yang sudah ada sebelumnya
    4. Icon (optional): Klik Browse untuk memilih gambar berukuran 128×128 yang akan menjadi icon aplikasi.
    5. Setelah itu klik tombol Generate apk dan tunggu sampai coding selesai

    Langkah selanjutnya yakni memindahkan APK yang sudah selesai proses tersebut ke handphone dan menginstalnya, langkah terakhir yakni mengecek aplikasi android yang sudah terinstal, apakah sudah sesuai dan aplikasi siap di pakai.

    Kelebihan dari aplikasi ini yaitu lebih praktis ketika materi di konsep secara kreatif dan siswa dapat memahami tiap sub materi kaena sudah di design dengan tombol-tombol utama, kemudian pendidik dapat menambahkan fitur soal yang dapat di isi suara ketika memilih pilihan ganda salah. Aplikasi ini dapat di bagi secara manual maupun seperti lewat Bluetooth, share it maupun tidak manual seperti google drive dan whatsapp. Kondisi ini para guru bisa dengan terbuka mengkordinir tugas ataupun diskusi saat jadwal mata pelajaran tersebut mulai. Para siswa dapat membuka dan belajar menggunakan aplikasi tidak hanya saat waktu pelajaran akan tetapi dengan aplikasi ini akan lebih praktis dan dapat di bawa kemanapun dengan handphone. Pendidik atau guru dapat membuat jadwal siswa dalam menjawab soal-soal yang tersedia dan mengumpulkan tugas kolektif di whatsapp atau di aplikasi pendukung lainnya.

    Kekurangan dari aplikasi ini adalah proses pembuatannya yang panjang dan design srta konsep yang di perlukan untuk menarik minat peserta didik dalam membaca materi. Aplikasi pendukung seperti Java Runtime Environment (JRE), makeapk.zip, GenApkShell2.exe, WTPPTConverter beberapa tidak terang-terangan bisa langsung di download karena memang penggunaanya ada beberapa pAanduan pemakaian dan tidak sembarangan bisa download. Kekurangan lainnya penapilan slide terbatas karena jika menggunakan design bukan aseli dari fitur design PPT biasanya akan memicu loading terlalu lama jadi sangat di sarankan untuk memilih design yang ada pada PPT. dan terakhir kekurangannya yaitu hanya bisa di akses di android.

    Sedemikian itu yang dapat Saya paparkan pada essay kali ini, Saya harap ide ini dapat mendukung pembelajaran daring yang memiliki dampak positif da semangat belajar pada setiap siswa. Dan sayapun berharap para pendidik tetap semangat dalam upaya-upaya menunjang pembelajaran daring kedepannya.

  • PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS BERITA DAN ESSAY FORMATIF

    Tidak bisa dipungkiri lagi, setelah pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, semua tatanan kehidupan berubah yang semestinya dilakukan dengan tatap muka harus beralih menggunakan teknologi dan dilakukan secara daring. Salah satu perubahan terbesar akibat pandemi Covid-19 ini adalah dunia pendidikan.

    Banyak sekali dampak yang ditimbulkan akibat pandemi ini, seperti tertundanya kegiatan serta program kerja dan tentunya bagi sivitas akademika harus melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

    Program Studi S1-Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Lampung, tidak melewatkan situasi ini begitu saja. Tepatnya pada tanggal 25 Juli s/d 15 Agustus 2020, prodi ini mengajak semua mahasiswa/i PTI yang dimulai dari angkatan 17-19 untuk ikut dalam lomba menulis berita dan essay dengan tema Pendidikan dan Teknologi di era new normal. Hal ini bertujuan untuk menindaklanjuti program pelatihan esai dan jurnalistik serta mencari potensi pada mahasiswa/i PTI yang akan diikutsertakan kembali ditingkat yg lebih tinggi.

    Lomba yang ditujukan bagi mahasiswa/i S1-Pendidikan Teknologi Informasi dari semua semester tersebut telah usai. Berdasarkan kriteria dan penilaian juri akhirnya didapatkan juara 1, 2, dan 3 dari kedua cabang lomba tersebut. Adapun pemenang pada cabang Lomba Menulis berita antara lain :

    1. Ayu Putri Agustina (2019) dengan judul berita “Efektivitas Pembelajaran Melalui Teknologi di Masa Normal Baru”
    2. Trio Mahfuddin (2018) dengan judul berita KBM Tetap Dilaksanakan Sesuai Dengan Protokol Kesehatan”
    3. Putri Ayu Asma’u Rofiza (2019) dengan judul berita Siap Belajar Daring di Era New Normal”

     

    Pemenang pada cabang Lomba Menulis Essay antara lain :

    1. Fajar Juliantono (2018) dengan judul essay Membuat Ppt Menjadi Aplikasi Mata Pelajaranberbasis Android tanpa Coding dalam membantu Penyampaian Materi Sekolah Secara Daring”
    2. Engga Ryan Pratama (2018) dengan judul essay Pemanfaatan Edusmart dalam Pembelajaran Daring
    3. Siti Mardasela (2019) dengan judul essay “Peranan teknologi dalam pendidikan di Indonesia”

    Sebagaimana yang telah kami janjikan, masing-masing pemenang dari setiap cabang lomba tersebut akan mendapatkan uang pembinaan dan sertifikasi juara, dan diinformasikan juga bahwa artikel berita dan essay dari pemenang juara 1 akan dimuat di web prodi PTI. Selamat bagi para pemenang Lomba Menulis Berita dan Essay serta kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan membantu terlaksananya lomba ini, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

  • SEMINAR HASIL PRAKTIK INDUSTRI PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

    Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi FKIP Unila mengadakan Seminar Hasil Praktik Industri yang diadakan di Gedung L lantai 3 FKIP Universitas Lampung pada Selasa, 18 Agustus 2020. Alasan utama mengapa seminar ini diadakan secara offline adalah karena waktu yang sangat terbatas dikarenakan para mahasiswa yang mengikuti praktik industri pada minggu depan akan mulai melakukan Pengenalan Lapangan Persekolahan atau disingkat PLP.

    Praktik Industri ini diikuti oleh 9 Mahasiswa angkatan 2017 PTI. yang tersebar di Radar Lampung, TVRI Lampung, ACA Asuransi, Kantor Walikota Jakarta Barat, dan juga Air Minum Great.

    “Walaupun hanya memiliki 2 sks, namun mata kuliah ini adalah mata kuliah wajib karena nantinya Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi nantinya akan mengajar di sekolah kejuruan yang notabennya mempunyai banyak kegiatan praktikum” ujar Wayan Suana, M.Si. Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi.

    Seminar dibuka oleh Dr. Undang Rosidin, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan dihadiri oleh para dosen pembimbing seperti Ir. Machudor Yusman, M.Kom., Afif Rahman Riyanda, M.Pd.T., Margaretha Karolina Sagala, S.T., M.Pd., dan Feriansyah Sesunan, M.Pd.

  • Pelatihan Peliputan Berita di Media Elektronik (Unit Publikasi)

    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung mengadakan kegiatan Pelatihan Peliputan Berita untuk Publikasi pada Media Elektronik, yang diselenggarakan oleh Unit Publikasi bekerjasama dengan Eduspot FKIP Universitas Lampung, pada Rabu (12/08) di Gedung Aula A FKIP Universitas Lampung.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Unit Publikasi FKIP Universitas Lampung Bapak Dr. doni Andra, M.Sc. dan kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama, Bapak Dr. Sunyono, M.Si. Kegiatan ini sendiri menghadirkan Bapak Bayu Saputra, M.Pd. selaku pemateri. Beliau adalah Dosen FKIP Universitas Lampung dan sekaligus Kepala Redaksi Eduspot FKIP Universitas Lampung. Pengelola Web Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), FKIP Unila juga turut berperan sebagai peserta dalam kegiatan ini, yang diwakili oleh Saudara Eko Indra Pangestu (Angkatan 2018) dan Gendis Ananda Putri (Angkatan 2019).

    Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengupdate informasi tentang jurnalistik bagi para Pengelola Web Program Studi di Lingkungan FKIP Unila dan juga Pengelola Web Lembaga Kemahasiswaan FKIP Unila. Selain itu, juga untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam penulisan berita, dan meningkatkan pemahaman tentang pembuatan berita berupa video.

    Target yang ingin dicapai dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah agar pengelolaan web prodi dan LK di FKIP Unila dapat menjadi lebih baik lagi. Keikutsertaan para Pengelola Web PTI pada kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan mutu pengelolaan dan penerbitan berita pada web Prodi PTI.

  • Workshop Peningkatan Reputasi Jurnal S-1 Pendidikan Teknologi Informasi

    Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), FKIP Universitas Lampung mengadakan kegiatan Workshop Peningkatan Reputasi Jurnal yang diselenggarakan di Gedung L FKIP Universitas Lampung pada hari Selasa, 10 Agustus 2020.

    Workshop ini bertujuan untuk mempersiapkan pengajuan akreditasi jurnal yang diterbitkan oleh PTI, yaitu Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Vokasional (JPTIV). Sejauh ini JPTIV sudah menerbitkan artikel dalam 3 nomor sejak Periode Juni 2019 sampai Periode Juni 2020. JPTIV merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian atau hasil kajian literatur dalam bidang teknologi informasi, pendidikan teknologi informasi, dan pendidikan vokasional yang berbasis teknologi informasi. Jurnal ini diterbitkan sebanyak dua nomor dalam satu tahun, yaitu setiap Juni dan Desember. JPTIV merupakan jurnal nasional yang memiliki editor dan reviewer dari berbagai universitas di Indonesia.

    “Dengan semua yang telah dilaksanakan selama ini, diharapkan JPTIV dapat mengajukan akreditasi ke Arjuna pada Desember 2020, begitu nomor 2 dari Volume 2 Tahun 2020 telah diterbitkan, sehingga pada tahun 2021 diharapkan sudah mendapatkan akreditasi dari Kemristekdikti”, Ujar Ketua Prodi PTI, Bapak Wayan Suana, M.Si.

    Kegiatan workshop peningkatan reputasi jurnal JPTIV dihadiri Oleh Bapak Bayu Saputra, M.Pd. sebagai pemateri workshop dan Ibu Dr. Neni Hasnunidah, M.Si. selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, FKIP Universitas Lampung.

  • Penyusunan Kurikulum 2020 PTI dengan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

    Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) FKIP Universitas Lampung melakukan perubahan kurikulum pada Tahun 2020 ini dengan memasukkan program merdeka belajar – kampus merdeka. Adapun langkah-langkah yang dilakukan yaitu mulai dari pembentukan tim penyusun kurikulum, perancangan kurikulum, dan perancangan pembelajaran. Tim penyusun Kurikulum 2020 diketuai oleh Ketua PS PTI, Bapak Wayan Suana, M.Si, dengan beranggotakan para dosen PS PTI.


    Adapun pada tahap perancangan kurikulum, dilakukan penetapan profil lulusan dan perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), penetapan bahan kajian dan pembentukan mata kuliah, dan penyusunan matrik organisasi mata kuliah. Pada tahap ini, dilakukan dilakukan analisis kebutuhan pasar, kajian hasil perumusan profil lulusan dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) oleh Asosiasi Pendidikan Teknologi Informasi Indonesia (APTII), masukan dari stakeholders yaitu kepala SMK, dan pimpinan perusahaan sebagai calon pengguna lulusan dan para guru bidang keahlian teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui penyebaran kuesioner daring dengan office form dan workshop, hasil evaluasi kurikulum PS PTI Tahun 2017 dan revisinya, kajian keilmuan PS PTI, kajian peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara itu, pada tahap perancangan pembelajaran, dilakukan perancangan rencana pembelajaran semester untuk setiap MK dan juga perangkat pembelajaran lainnya.


    PS PTI juga menggelar kegiatan Workshop Kurikulum Merdeka Belajar yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2020 bertempat di Gedung G, Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Unila. Kegiatan ini bertujuan untuk memaparkan draf kurikulum yang telah disusun oleh tim penyusun kepada semua pemangku kepentingan, mulai dari unsur pimpinan FKIP, Tim Penjaminan Mutu FKIP, Pimpinan Jurusan PMIPA, para dosen, mahasiswa, dan para calon pemakai lulusan PTI (kepala SMK dan pimpinan perusahaan di Lampung). Kegiatan workshop ini juga dihadiri oleh Ketua Jurusan Ilmu Komputer, Bapak Didik Kurniawan, M.T.


    Dr. Undang Rosidin, M.Pd selaku Ketua Jurusan PMIPA dalam sambutannya menyampaikan bahwa latar belakang diadakannya kegiatan penyusunan kurikulum ini yaitu karena adanya kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk belajar selama maksimal tiga semester di luar program studinya. Dengan tersedianya pilihan belajar di luar prodi sendiri, mahasiswa diharapkan dapat memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya dalam dunia kerja sesuai dengan passion mereka masing-masing. Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FKIP Unila, Dr. Sunyono, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan workshop yang melibatkan eksternal sebagai calon pengguna lulusan PTI sangat penting dilakukan agar terjadi kesesuaian antara apa yang dibutuhkan di lapangan dengan apa yang diprogramkan di prodi. Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai satu-satunya prodi pendidikan teknologi informasi di Lampung, PTI FKIP Unila harus terus berbenah dan senantiasa mengevaluasi kurikulum dan pembelajarannya agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.


    Adapun Ketua Prodi PTI, Wayan Suana, S.Pd., M.Si. dalam paparannya mengungkapkan bahwa saat ini Prodi PTI masih menggunakan Kurikulum 2017 dan revisinya Tahun 2019. Dengan adanya Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka maka prodi yang beroperasi sejak tiga tahun lalu ini wajib menyediakan pilihan bentuk pembelajaran lain di luar prodi sendiri yang dapat diambil mahasiswa selama tiga semester. Untuk itu, PTI menyediakan pilihan berupa kegiatan magang di industri selama satu semester pada semester enam, asistensi mengajar di SMK selama satu semester, dan kuliah pada prodi lain di dalam dan luar Unila sebanyak 20 sks. Pemilihan bentuk-bentuk pembelajaran merdeka di luar prodi tersebut disesuaikan dengan profil lulusan yang ditetapkan oleh PTI, yaitu calon pendidik TIK di SMK, tenaga professional TI, dan instruktur/widyaiswara/trainer.


    Peserta workshop yang terdiri dari para kepala SMK, wakil perusahaan, pimpinan fakultas dan jurusan, serta dosen-dosen pengajar di PTI ini sangat aktif memberikan saran-saran dan pandangan mereka masing-masing terkait kurikulum yang sedang disusun dan relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja. Para kepala SMK seperti SMKN 9 Bandarlampung, SMKN 4 Bandar Lampung, SMK Tri Karya Utama, serta perwakilan perusahaan seperti dari Telkom, PLN, TVRI, dan Radar Lampung sangat menyambut baik program merdeka belajar dalam Kurikulum 2020 yang didesain oleh PTI dan siap bekerjasama menerima mahasiswa untuk praktik selama satu semester di tempat masing-masing.

  • Pembekalan Praktik Industri (PI) Mahasiswa PTI 2020

    Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), FKIP Universitas Lampung telah melaksanakan kegiatan pembekalan pelaksanaan PI secara daring pada Hari Jumat, 3 Juli 2020. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Dr. Undang Rosidin, M.Pd. selaku Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Lampung, Bapak Wayan Suana, M.Si. selaku Ketua PS PTI, dosen-dosen pembimbing, serta para mahasiswa peserta PI. Adapun mahasiswa yang mengikuti kegiatan PI pada tahun ini berjumlah sembilan orang, mereka adalah mahasiswa angkatan pertama dari prodi yang baru berjalan selama tiga tahun ini. Seluruh mahasiswa melaksanakan PI di instansi/perusahaan yang dekat dengan tempat tinggal mereka masing-masing.

    Disampaikan oleh ketua PS PTI dalam laporannya bahwa magang PI ini adalah mata kuliah wajib di PS PTI dengan bobot 2 (0-2) sks yang dapat ditempuh setelah mahasiswa menyelesaikan minimal 100 sks. Lebih lanjut dipaparkan bahwa tujuan dari PI ini, sebagaimana tercantum dalam buku panduan PI 2020 adalah 1) untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang sudah dipelajari selama mengikuti perkuliahan dan memadukannya dengan realitas dunia kerja, 2) melatih mahasiswa untuk belajar memahami dan memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi dengan menggunakan keterampilan berpikir kritis dan kreatif, 3) menambah wawasan pengalaman dan keterampilan praktis mahasiswa terkait dengan dunia kerja, serta 4) untuk memperluas jaringan (networking) untuk memperkokoh eksistensi PS PTI dalam memenuhi kebutuhan pasar akan tenaga profesional bidang TI.

    Dalam sambutannya, Ketua Jurusan PMIPA menyampaikan apresiasinya kepada PS PTI atas terlaksananya kegiatan PI di tengah situasi pandemi yang belum berakhir. Ketua jurusan yang sekaligus juga dosen pada PS Pendidikan Fisika ini berpesan kepada para mahasiswa agar dapat memanfaatkan kegiatan PI yang hanya berlangsung relatif singkat ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya. Melalui kegiatan magang PI ini, mahasiswa peserta PI juga diharapkan dapat mengikuti segala tata terbit dan aturan-aturan yang berlaku di tempat praktik masing-masing, melakukan praktik dengan sungguh-sungguh, serta dapat menjaga nama baik universitas dan program studi.

  • Formatif Mengadakan Kegiatan Webinar

    Formatif FKIP Universitas Lampung melaksanakan kegiatan Webinar atau Seminar Online. Dengan menaati protokol kesehatan, dan peraturan pemerintah agar tidak menimbulkan kerumunan Formatif mengadakan Webinar dengan Tema ” Bijak dan Pintar Memanfaatkan Teknologi Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19″

    Kegiatan ini menghadirkan pemateri lulusan S3 Universitas Negeri Sebelas Maret, yaitu Dr. Ryzal Permana, S.P.d., M.P.d. Yang dihadiri oleh 82 peserta baik dari Universitas Lampung maupun luar Universitas Lampung. (Engga/PTI)

  • FORMATIF MENGADAKAN KEGIATAN PELATIHAN JURNALISTIK SECARA DARING

    FORMATIF Fkip Universitas Lampung telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik, pada Sabtu, 11 April 2020. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang Jurnalistik kepada mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi.
    Kegiatan ini menghadirkan pemateri yaitu Riky Fernando dari Humas Universitas Lampung. Pelatihan jurnalistik dilakukan secara daring melalui aplikasi WhatsApp karena untuk mematuhi peraturan pemerintah yaitu work from home, tetapi tidak memupus semangat mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi untuk mengikuti pelatihan ini. Mereka tampak antusias dengan adanya kegiatan ini, banyak dari mereka yang bertanya maupun sharing akan hal tentang Jurnalistik. Jurnalistik bagi mahasiswa Prodi PTI adalah hal yang sangat penting ketika mereka lulus dari bangku kuliah maka mereka bisa terjun ke dunia kerja bidang jurnalistik. dan akhir kegiatan ini kami memberikan sedikit cenderamata sebagai bentuk ucapan terimakasih karena telah menjadi pemateri dalam kegiatan Jurnalistik Divisi Media Komunikasi dan Informasi/FORMATIF.